Home Budaya INDONESIA Taufik Akbar dan Pratiwi Sudarmono Astronot Gagal Asal Indonesia

Taufik Akbar dan Pratiwi Sudarmono Astronot Gagal Asal Indonesia

444
0

Antariksawan (lazim disebut astronaut) adalah sebutan bagi orang yang telah menjalani latihan dalam program penerbangan antariksa manusia untuk memimpin, menerbangkan pesawat, atau menjadi awak pesawat antariksa. Istilah “astronaut” juga kadang digunakan untuk merujuk secara spesifik kepada antariksawan yang berasal dari Amerika Serikat atau negara sahabat, berbeda dengan seorang kosmonaut yang berasal dari Uni Soviet / Rusia. Kosmonaut pertama adalah Yuri Gagarin. Semenjak tahun 2003 dikenal pula istilah taikonaut (meski bukan istilah resmi pemerintah Tiongkok), untuk antariksawan dari Tiongkok. Taikonaut pertama adalah Yang Liwei.

Dulu Indonesia sempat punya dua astronot yang gagal mengangkasa dikarenakan pembatalan misi akibat tragedi Space Shuttle Challenger pada tahun 1986.

Kedua astronot tersebut adalah Taufik Akbar dan Pratiwi Sudarmono.

Pratiwi Sudarmono semestinya menjalani misi STS-61-H menggunakan Space Shuttle Columbia untuk memasang satelit Palapa B-3 di orbit, dan Taufik Akbar dipilih sebagai astronot cadangan jika Pratiwi tidak dapat berangkat pada misi tersebut.

Namun pada 28 Januari tahun 1986 terjadi tragedi kecelakaan peluncuran Space Shuttle Challanger yang mengakibatkan pembatalan peluncuran beberapa misi Space Shuttle setelahnya, salah satunya misi STS-61-H yang akan membawa astronot Indonesia.