Banyak Sekali Kita Lihat banyak Orang china di Indonesia bisa menikmati kemerdekaan di Negara Indonesia dan mersaka Tuan di negara Rantau Leluhurnya yang kabur dari kekejaman Rezim Komunis China pada zaman dulu. Bahkan Mereka Bisa tinggal dirumah yang Nyaman, Mewah, Dan hidup layaknya Crazy Rich ASIAN.

Diskriminasi dan kekerasan terhadap orang-orang keturunan Tionghoa di Indonesia telah dicatat setidaknya sejak tahun 1740, ketika Pemerintah Kolonial Belanda membunuh sampai dengan 10.000 orang keturunan Tionghoa selama peristiwa Geger Pacinan. Sejak saat itu, diskriminasi dan kekerasan telah dicatat baik oleh pemerintah asing dan Indonesia. Kejadian terburuk terjadi pada tahun 1998, ketika ratusan orang Tionghoa tewas dan puluhan lainnya diperkosa selama kerusuhan Mei 1998.

Diskriminasi dapat mengambil bentuk kekerasan, diksi atau penggunaan bahasa, dan undang-undang yang sangat membatasi. Karena diskriminasi ini, Tionghoa-Indonesia telah mengalami krisis identitas, tidak dapat diterima oleh Cina dan penduduk Indonesia asli. Lalu kenapa Mereka Bisa Kaya padahal minoritas?

  1. Mereka Tidak Mau Ikut Tes PNS Malah Bikin Usaha
  2. Banyak Leluhur Mereka Hanya Jadi Pedagang atau Penengah mengambil untung dari kompeni dan tidak ikut mempertahankan Kemerdekaan Indonesia
  3. Banyak Filsafah Orang China Menganggap Menipu Orang Lain Untuk Menjadi Kaya adalah Hal Yang Wajar
  4. Banyak Mereka Mengangap Pribumi Bodoh Kenapa Gak jadi pengusaha Padahal nbanyak menjadi Tuan tanah yang nganggur dan tidak dikelola malah tanah warisan dijual untuk bisa sogok masuk jadi Pegawai
  5. Sistem Bisnis Kekaluargaan *Marga Yang bertujuan untuk bisnis guna mencapai kekayaan yang absolut, bahkan iuran marga mereka saja bisa sampa 10 juta per satu keluarga saja.
  6. Banyak Merka Leluhuur Merka Bekerja Keras dan Merampok Kekayaan dari Perusahaan Kompeni Seperti Keluarga Cendana, salim dll.
  7. Merka Diajarin berdagang dari Kecil dan Pendidikan Tinggi sangatlah tidak Perlu, Lebih BAIK lulu SMA dan punya Usaha tanpa harus mempunyai gelar tapi tidak punya uang dan tidak kaya-kaya.
  8. Mereka Selalu Investasi dan Mementingkan Usaha Keluarganya Dulu sebelum kaya daripada pribumi yang beli motor kreditan dan bangga jadi pegawai.

Artikel Ini Berdasarkan cerita dan Pengalaman admin bersosialisasi dari punya tetanggan dan teman orang china

source: fortuner.id


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here