Indonesia adalah negara yang memiliki ragam budaya dan suku bangsa. Tradisi tradisi kearifan lokal di Indonesia masih terjaga dan terpelihara dengan baik sehingga Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan sektor pariwisata.

Pemerintah Indonesia menilai wisatawan Timur Tengah merupakan pangsa pasar yang penting untuk dikembangkan. Dengan demikian, pemahaman tentang karakteristik dan perilaku wisatawan diperlukan untuk kegiatan pemasaran yang berkelanjutan karena dapat membantu dalam pemasaran dan perencanaan dan pengembangan produk yang dapat meningkatkan jumlah pengunjung ke destinasi.

Pada umumnya kita mengenal Timur Tengah sebagai bangsa Arab dan menganggap semua wisatawan dari bangsa Arab memiliki perilaku yang sama, ada beberapa negara Timur Tengah yang bukan Arab dan digeneralisasikan memiliki karakteristik dan perilaku yang sama dari negara-negara tertentu di Timur Tengah terlalu digeneralisasi untuk semua turis.

Tujuan dari makalah ini adalah untuk mempelajari perilaku wisatawan Timur Tengah menurut karakteristik pariwisatanya dari sudut pandang seorang pemandu wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur bola salju dengan sembilan pemandu wisata.

Pertanyaan wawancara mencakup sekitar tujuh bidang; interaksi, pengetahuan, pengeluaran, pengaturan waktu, rasa hormat, preferensi fasilitas dan penampilan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa perbedaan wisatawan Arab berdasarkan asal negara yang signifikan meskipun persamaan tersebut tidak dapat diabaikan. Studi ini akan membantu kampanye pemasaran yang berbeda sesuai dengan perilaku yang berbeda.

Jadi, untuk membuat Indonesia semakin maju tentu saja setiap generasi muda harus memiliki cita-cita dan memiliki pekerjaan. Ayo, dapatkan informasi menarik lainnya dari indonesiar.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here