Beberapa fakta berikut ini coba ts bahas mengenai balada open bo yang semakin marak di era digital kekinian. Berikut beberapa poin yang perlu kita ketahui;

1. Penjual jasa

Penjual jasa layanan kebutuhan dewasa bisa berupa wanita bisa juga pria. Jadi bagi personal yang sedang butuh layanan itu, biasanya akan mencari kata kunci atau istilah tersebut pada kolom pencarian di sosial media. Bagi para agan di Kaskus, tentu tidak asing dengan istilah tersebut.

2. Lokasi

Lokasi penjual jasa biasanya adalah tempat yang bisa digunakan untuk bebas berduaan. Dari hotel, apartemen, kost bebas hingga perumahan sekarang seringkali dijadikan sebagai lahan atau lokasi penjualan layanan jasa tersebut. Lokasi pelanggan yang menggunakan jasa, biasanya adalah tamu sementara di sekitar lokasi penjual jasa. Walaupun ada penduduk tetap sekitar, namun kebanyakan adalah orang yang datang dari luar kota. Dan mencoba untuk nakal sementara.

3. Keamanan

Dari sisi keamanan, fenomena bisnis ini termasuk dalam kategori bisnis berbahaya. Karena bisnis layanan jasa ini terlarang secara agama, norma adat, aturan masyarakat hingga ke peraturan pemerintah. Sudah seringkali kita temukan berita, tentang penggerebekan pasangan diluar nikah, yang sedang berduaan di berbagai tempat.

Dari sisi kesehatan, layanan ini merupakan salah satu jalur penyebaran berbagai jenis penyakit. Mulai dari penyakit mental, penyakit kulit, hingga virus mematikan dan sangat berbahaya, mengintai para penjual jasa dan penggunanya.

Dari sisi keselamatan, layanan ini, merupakan pintu masuk berbagai kejahatan lainnya. Mulai dari penipuan, pencurian dengan kekerasan, pemerasan hingga ke kasus pembunuhan, sudah pula banyak diberitakan. Banyak berita yang masih beredar, memuat kabar tentang kasus pembunuhan yang berawal dari modus open bo di sosial media.

4. Tingkat kepercayaan

Bisnis open bo merupakan bisnis yang memiliki tingkat kepercayaan sangat rendah. Modus bisnis ini, kebanyakan dijadikan lahan penipuan. Misalnya; si penjual jasa minta uang muka terlebih dahulu, dari kesepakatan harga total layanan yang di janjikan. Biasanya via transfer. Setelah pelanggan transfer, penjual jasa akan kabur atau hilang jejaknya.

Modus berulang kali ini terjadi dan sudah banyak pula masuk berita. Penipuan penjualan jasa seperti ini terus berlangsung karena si penipu merasa aman. Karena sangat kecil kemungkinannya korban akan melaporkan ke pihak berwajib.

Penyebab korban penipuan dari modus seperti open bo online diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Malu ketahuan belangnya. Kenakalan nya terbongkar pastinya. Karena kalo ngga nakal tentu saja nggak kena tipu modus itu.
2. Malas karena makan waktu, makan biaya dan malah tambah kerjaan jadinya. Jadi ya wasalam aja .
3. Kehilangan jejak pelaku, karena biasanya setelah transfer pembayaran, pelaku langsung menghilangkan jejaknya. Berganti akun dan lain sebagainya.

Ketiga hal inilah yang membuat para korban penipuan modus layanan gak jelas secara online. Dan para pelaku bebas bergentayangan di berbagai lokasi untuk mencari korban baru.

Beberapa poin negatif dari pembahasan thread seputar open bo online ini, setidaknya memberikan gambaran kepada kita untuk tak merapat kesana.

Pengetahuan kita tentang liarnya dunia ini, bukanlah sesuatu hal tabu untuk kita perkaya. Walaupun, dalam keseharian dilingkungan kita, hal serupa ini, masih dianggap tabu untuk dibahas.

Sebagai penutup;

Kita tahu hal negatif yang nakal, janganlah dijadikan jalan untuk belajar nakal.
Akan tetapi, sebagai manusia yang diberikan akal pikiran dan Budi pekerti sebagai bahan pertimbangan, sebisa mungkin kita bisa menyaringnya.
Sebisa mungkin menghindarinya dan menjauhinya. Jangan sampai kita menjadi korban modus seperti ini.. Atau juga menjadi pelaku

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here