Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman. Meski merupakan negara dengan banyak suku, Indonesia juga memiliki beberapa suku yang memiliki beberapa kesamaan.

Suku di Indonesia yang memiliki beberapa kesamaan budaya seperti suku Batak dengan suku Toraja. Suku Toraja dan Batak memiliki beberapa budaya yang unik dan kedua suku ini memiliki beberapa kesamaan.

Lantas, apa saja kesamaan budaya antara orang Batak dan Toraja? Berikut Indonesiar.com membahas beberapa persamaan antara suku Batak dan Toraja:

1. Bentuk Ukiran dan Gaya Arsitektur Rumah Tradisional

Rumah adat Batak dan rumah adat Toraja memiliki kemiripan bentuk dan juga seni ukir pada rumahnya, seperti gorga pada rumah adat Jabu Bolon suku Batak dan neq limbogan pada rumah adat Tongkonan pada suku Toraja.

2. Bentuk Budaya dan Tradisi Adat

Dalam upacara adat Batak dan Toraja keduanya melambangkan seekor kerbau yang merupakan hewan yang sering dikorbankan dalam upacara adat seperti upacara kematian (rambu solo ‘, marapu, tiwah, saur matua dan mangokal holi), atau pembangunan rumah adat. Penyembelihan dalam upacara adat menggambarkan kemampuan keluarga atau status sosial seseorang yang tinggi dalam masyarakat. Kegiatan ini tergambar secara simbolis dengan banyaknya tanduk kerbau yang dipajang di rumah adat.

3. Tarian Tradisional dan Pakaian Adat

Tarian tor tor di Batak juga terdapat kemiripan dengan tarian tanda tunggal dan juga pakaian adat seperti baju ulos untuk suku batak dan baju pokko untuk suku toraja.

4. Nama Klen/ Marga

Ada beberapa marga Batak yang kebetulan sama, dan ada pula yang mirip tetapi tidak sama dengan Toraja Marga. Persamaan ini lebih tepat disebut kemiripan bunyi atau tulisan.

Contoh: Marga Limbong: Limbong, Palimbong

Contoh: Marga Tobing: Toding, Pakpahan: Pahan, Pulungan: Palengan, Aritonang: Aitonam, Pardede: Pirade, dll.

Bagi marga Sipayung, sering dikatakan juga ada di Toraja, kemungkinan adalah keturunan pendatang Batak (Simalungun) yang mungkin pernah menikah dengan wanita Toraja dan merupakan keturunan di Tanah Toraja. Menurut catatan masyarakat Toraja, marga Sipayung ini tidak termasuk dalam pergaulan keluarga besar marga asli Toraja.

Jadi, apapun suku dan ras Anda, selama kita berada di dunia ini, tentunya kita harus saling menghormati keragaman dan perbedaan. Yuk, dapatkan informasi menarik lainnya dari Indonesiar.com dan tetap menjaga pola hidup sehat selama pandemi COVID-19 ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here