Berikut ini adalah beberapa makanan yang seringkali mengandung alkohol di INDONESIA :

  1. Alkohol yang dijadikan sebagai penyedap makanan. Umumnya digunakan pada masakan western food, chinese food, atau beberapa menu makanan asing lainnya. Penyedap makanan yang mengandung alkohol adalah Ang Chiu. Digunakan dalam masakan daging, seafood, saus penyedap atau tumisan.
  2. Beberapa kue yang menggunakan rhum balls atau butter rhum cake umumnya memiliki kadar alkohol 30%. Anda dapat memastikan dengan bertanya pada outlet cake tersebut apakah mengandung rhum atau tidak. Kini beberapa outlet telah memberi label pada cake yang mengandung rhum.
  3. Hindari makanan yang mengandung arak merah/mirin atau arak putih. Biasanya digunakan untuk menambah selera.Umumnya digunakan pada masakan jepang, kandungan alkohol pada mirin umumnya 14% dan digunakan pada sushi.
  4. Alkohol pada campuran minuman tertentu. Anda dapat bertanya langsung pada pramusaji mengenai minuman yang anda pesan sehingga memastikan tidak menggunakan rhum atau alkohol.
  5. Alkohol pada makanan tradisional. Kandungan alkohol pada menu makanan tradisional akan meningkat seiring dengan waktu fermentasi. Sehingga kandungan alkohol akan semakin membahayakan jika semakin lama di fermentasi. Beberapa makanan tradisional yang mengandung alkohol adalah brem, tape singkong, tape ketan atau durian fermentasi.
  6. Kandungan liquor pada permen ataupun coklat. Anda dapat membaca setiap kemasan permen atau coklat yang anda pilih. Pastikan terhindar dari kandungan liquor.
  7. Sirup dan selai juga mengandung alkohol. Seringkali beragam jenis selai untuk kue dan roti dibuat menggunakan ragi fermentasi seperti umunya dilakukan pada pembuatan tape dan tempe. Oleh sebab itu perhatikan kandungan komposisi ataupun kurangi konsumsi selai untuk menghindari alkohol.

Dalam peristilahan umum, “alkohol” biasanya adalah etanol atau grain alcohol. Etanol dapat dibuat dari fermentasi buah atau gandum dengan ragi. Etanol sangat umum digunakan, dan telah dibuat oleh manusia selama ribuan tahun. Etanol adalah salah satu obat rekreasi (obat yang digunakan untuk bersenang-senang) yang paling tua dan paling banyak digunakan di dunia. Dengan meminum alkohol cukup banyak, orang bisa mabuk. Semua alkohol bersifat toksik (beracun), tetapi etanol tidak terlalu beracun karena tubuh dapat menguraikannya dengan cepat.

  • isopropil alkohol (sec-propil alcohol, propan-2-ol, 2-propanol) H3C-CH(OH)-CH3, atau alkohol gosok
  • etilena glikol (etana-1,2-diol) HO-CH2-CH2-OH, yang merupakan komponen utama dalam antifreeze
  • gliserin (atau gliserol, propana-1,2,3-triol) HO-CH2-CH(OH)-CH2-OH yang terikat dalam minyak dan lemak alami, yaitu trigliserida (triasilgliserol)
  • Fenol adalah alkohol yang gugus hidroksilnya terikat pada cincin benzena

Alkohol digunakan secara luas dalam industri dan sains sebagai pereaksi, pelarut, dan bahan bakar. Ada lagi alkohol yang digunakan secara bebas, yaitu yang dikenal di masyarakat sebagai spirtus. Awalnya alkohol digunakan secara bebas sebagai bahan bakar. Namun untuk mencegah penyalahgunaannya untuk makanan atau minuman, maka alkohol tersebut didenaturasi. denaturated alcohol disebut juga methylated spirit, karena itulah maka alkohol tersebut dikenal dengan nama spirtus.

source: sehat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here